in ,

Asoy Banget, Wanita di Suku Mosuo Bebas “Ena-Ena” dengan Siapa Saja

wanita suku mosuo


NgakakOnline.id
– Sobat Ngakak, Tradisi atau disebut juga dengan kebiasaan merupakan sesuatu yang sudah dilaksanakan sejak lama dan terus menjadi bagian dari kehidupan suatu kaum atau kelompok masyarakat, seringkali dilakukan oleh suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama hal inilah yang juga dilakukan oleh wanita di Suku Mosuo.

Tradisi sendiri bersifat diwariskan atau disalurkan dari masa lalu ke masa saat ini atau sekarang. Tujuannya,  supaya hidup manusia kaya akan budaya dan nilai-nilai bersejarah. Selain itu, tradisi juga akan membuat kehidupan menjadi harmonis dan hal ini dilakukan juga oleh tradisi wajib bagi wanita Suku Mosuo.

Ngomong-ngomong soal tradisi, ternyata ada lho tradisi disalah satu suku yang menurut mimin agak nyeleneh, karena di Suku Mosuo ini bisa bebas “mantap-mantap” atau “ena-ena” tanpa harus nikah guys.

Tradisi “Ena-ena” Wanita Suku Masuo

Ya, suku bernama Suku Mosuo, sebuah suku yang mendiami kaki Gunung Himalaya, menganut sistem matriaki. Menghuni lembah Yunnan di barat daya China, suku ini menempatkan otoritas dari garis perempuan.

Suku Mosuo, satu-satunya `kerajaan wanita` yang tinggal di tepi Danau Luga, China, dengan sistem matriakinya. Selain menganut matriaki, Suku Mosuo tidak menerapkan sistem perkawinan. Justru mereka menjalankan sistem Walking Marriage.

Walking Marriage adalah pernikahan berjalan. Maksudnya, para perempuan wanita Suku Mosuo bisa bebas memilih pasangan sek diluar nikahnya, tanpa harus ada ikatan pernikahan nih guys.

wanita suku mosuo

Dalam pelaksanaannya sendiri ketika perempuan sudah dianggap dewasa secara seksual dan tentunya udah bisa ena-ena, mereka akan diberikan kamar pribadi.

Selanjutnya perempuan Suku Mosuo akan ‘mengundang’ pria yang disenangi untuk tidur bersama setelah senja dan pergi sebelum matahari terbit.

Ketika keduanya sedang ena-ena, sang pria harus meletakkan topi di pegangan pintu kamar wanita. Hal ini sebagai tanda supaya pria lain tidak masuk ke dalam kamar.

Gawatnya tradisi ini akan berbuah hal negatif, sang anak hasil hubungan ena-ena diluar nikah ini bakalan tidak tahu siapa bapaknya. karena sang anak terlahir dari ayah yang berbeda.

Selain itu sang anak juga tidak dibesarkan oleh kedua orang tua secara bersama. Sang ibulah yang akan merawat anaknya dengan bantuan saudara kandungannya. Sementara sang ayah tidak ada tanggung jawab untuk memberi nafkah, tinggal bersama, dan mendidik anaknya.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa sistem ini terbentuk ketika para perempuan ditinggal suami yang berdagang di jalur sutera dari China ke India. Para istri merasa sakit hati karena ditinggal begitu lama dan akhirnya mereka memilih untuk walking marriage.

Baca Juga :

Mau Keren Tapi Low Budget? Motor Grand Max Solusinya

Mengharukan, Bayi ini Peluk Ibunya yang Meninggal dengan Tangisan yang Menyedihkan

Yuk kunjungi juga instagram kita @ngakakonline.id dijamin bakal bikin kamu ngakak

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bayi tangisi Ibunya

Sedih, Bayi ini Peluk dan Tangisi Ibunya yang Meninggal

Wanita Dihamili Ikan

Wow, Wanita ini Mengaku Dihamili Ikan? Ikan Tongkolkah Itu?