in ,

6 Tips Memilih dan Merawat Pakaian Agar Ramah Terhadap Lingkungan

NgakakOnline.id – Fast fashion merupakan model bisnis yang mulai banyak diterapkan oleh sejumlah brand dalam industri fashion. banyak brand yang sering kita jumpai, seperti H&M, Uniqlo, dan Zara. Mereka selalu memproduksi pakaian secara besar-besaran dengan harapan bisa memberikan akses pakaian yang murah bagi konsumen. Akan tetapi, murah belum tentu ramah Guys. Produksi secara besar-besaran dengan secara kontinu akan menghasilkan limbah industri yang sangat banyak. Bahkan, dilansir dari Metro UK, limbah yang dihasilkan dari industri fashion disebut sebagai penyebab pencemaran lingkungan terbesar kedua setelah minyak. Karena kejadian ini, beberapa desainer pun sudah mulai mengusung konsep fashion yang berkelanjutan, atau sustainable fashion dalam koleksi mereka. Konsep ini mewajibkan keseluruhan bahan, serta proses produksi pakaian dilakukan secara ramah lingkungan. Tugas kita, sebagai konsumen dan pengguna juga bisa ikut mendukung konsep fashion berkelanjutan ini, dengan memilih dan merawat pakaian dengan tepat. Berikut tips memilih dan merawat pakaian yang ramah terhadap lingkungan.

1. Memilih bahan pakaian yang tepat

Tips Memilih Pakaian
Image Source : genial

Tips memilih pakaian yang pertama adalah dengan memilih penggunaan bahan alami, seperti kapas dan katun tidak selalu baik loh. Justru bahan-bahan seperti ini yang paling mengancam alam. Pakaian yang ramah lingkungan adalah pakaian yang mencantumkan logo daur ulang pada labelnya, karena menggunakan bahan-bahan dari hasil daur ulang.

2. Perhatikan label perawatan pakaian

Tips Memilih Pakaian
Image Source : knitto

Kebiasaan yang sering kita lakukan adalah selalu menyatukan semua jenis pakaian ke dalam satu mesin cuci, atau meletakkan semuanya dalam satu tumpukan saat disetrika. Padahal, setiap baju memliki bahan dan cara perawatan yang nggak bisa disamakan, yang bisa dilihat dari label-nya. Pada label ini biasanya dituliskan anjuran perawatan mulai dari pencucian, penggunaan pemutih, penjemuran, sampai cara menyetrika. Jadi sebaiknya ikuti anjuran perawatan tersebut supaya pakaian lebih awet, nggak mudah rusak, dan kita nggak perlu terus menerus membeli baju baru.

3. Jangan terlalu sering mencuci baju

Tips Memilih Pakaian
Image Source : solopos

Kesannya mungkin terlihat jorok akan tetapi, Baju yang cuma digunakan sebentar dalam keadaan nggak berkeringat, misalnya, bisa dipakai lagi dalam lain kesempatan. Jaket, serta pakaian luar lainnya juga nggak perlu dicuci setiap kali habis pakai. Mencuci pakaian jelas membutuhkan air dan listrik. Metro UK mengatakan kalau setiap rumah rata-rata menghabiskan sekitar 50,000 liter air untuk mencuci pakaian!

Hal ini juga disetujui oleh seorang desainer Stella McCartney, Dia mengatakan bahwa “Pada dasarnya, dalam hidup, jika Anda tidak benar-benar perlu membersihkan apapun, jangan bersihkan,” ucap desainer Stella McCartney, salah satu pelaku konsep sustainable fashion. Para pelaku industry fesyen lainnya pun sering menyatakan kalau baju sebenarnya nggak perlu dicuci terlalu sering.

Kalau memang harus dicuci, McCartney mengatakan lebih baik menggunakan air ber-temperatur rendah, serta menggunakan deterjen cair. Deterjen bubuk akan menciptakan gesekan di baju selama dicuci, sehingga banyak serat yang akan terlepas dan baju jadi mudah rusak. Deterjen cair yang lebih lembut akan mengurangi gesekan dan serat yang lepas, sehingga baju jadi tahan lama.

4. Pilih pakaian yang berkualitas ketimbang kuantitas

Tips Memilih Pakaian
Image Source : porinto

Mungkin bagi kamu membeli baju yang harganya lebih mahal akan membuang-buang uang. Nyatanya tidak seperti itu. Lebih baik kamu berinvestasi pada baju yang agak sedikit mahal namun punya bahan yang bisa awet bertahun-tahun, daripada membeli banyak baju murah yang mudah rusak dan harus diganti berkali-kali. Seringkali, kita tergoda untuk beli satu baju karena modelnya yang bagus dan harganya yang murah, tanpa memperhatikan kualitasnya. Kebiasaan ini nih yang membuat fast fashion semakin menjamur.

5. Pertimbangkan ‘masa hidup’ pakaian

Tips Memilih Pakaian
Image Source : money

Sebuah riset dari sebuah badan amal Barnardos menemukan wanita mengenakan busana rata-rata tujuh kali sebelum akhirnya dibuang. Ini jadi kebiasaan yang makin menyuburkan praktik fast fashion. Konsultan kelestarian lingkungan Eco Age menyarankan untuk mempertimbangkan ‘masa hidup’ atau ketahanan baju sebelum dibeli. Mereka punya kampanye #30wears, yang juga bisa kalian lakukan nih. Mereka mendorong pembeli baju untuk memikirkan apakah baju yang ingin dibeli bisa dipakai hingga 30 kali atau lebih. Jika iya, barulah baju tersebut layak dibeli.

6. Permak baju yang rusak

Image Source : Grid

Daripada membuang pakaian yang robek atau rusak, lebih baik kita coba perbaiki dulu kerusakan kecil pada pakaian kita. Kalau memang kerusakan pada pakaian tersebut udah parah dan nggak layak pakai meski udah dipermak, kita masih bisa mendaur ulang dan menyulap pakaian tersebut menjadi barang lain. Jins yang rusak, misalnya, bisa dijadikan dompet atau tas belanja. Ide-ide DIY kaya gini udah banyak banget ditemuin di internet. Nggak ada salahnya buat nyoba.

Itulah tips memilih dan merawat pakain yang bisa kamu coba, dengan melakukan hal sederhana tersebut, kamu sudah membantu dalam menjaga lingkungan dari serangan limbah pakaian.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Penjelasan Ilmiah di Balik Peristiwa Septic Tank Meledak di Cakung

Malunya Sampe Akhir Hayat, Pria Ini Mau Presentasi Malah Salah Buka File Video Porno

Yuk follow juga instagram kita @ngakakonline.id dijamin bakal bikin kamu ngakak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Penjelasan Ilmiah di Balik Peristiwa Septic Tank Meledak di Cakung

Penjelasan Ilmiah di Balik Peristiwa Septic Tank Meledak di Cakung

Niat Cari Cincin, Pria ini Temukan Harta Karun Senilai Miliaran

Niat Cari Cincin, Pria ini Temukan Harta Karun Senilai Miliaran