in

Ternyata Bukan Sedotan yang Menjadi Limbah Paling Besar di Lautan, Melainkan Puntung rokok yang Mencapai 9,4 Juta

NgakakOnline.id – Melansir IFLSilence, sedotan hanya menyumbang limbah lautan sebesar 0,02 persen. Walaupun persentasenya terlihat sangat kecil, namun jumlah tersebut setidaknya mencapai sekitar 7,5 juta sedotan plastik dalam lima tahun terakhir.

Jumlah limbah sedotan yang sangat banyak itu ternyata masih jauh di bawah sampah puntung rokok. Menurut laporan dari NBC News, kontaminasi lautan nomor satu di dunia disebabkan oleh puntung rokok. Mirisnya para produsen rokok bisa menghindar dari regulasi selama ini. Adapun, masalah utamanya karena filter yang terdapat pada puntung rokok.

Baca Juga

Ditemukannya Harta Karun Berupa Koin Emas Zaman Romawi Kuno di Lokasi Bekas Teater Tua Italia Utara

Ada sebanyak 5,6 triliun rokok dibuat setiap tahunnya. Adapun salah satu komposisinya, selulosa asetat, yang butuh waktu sekitar satu dekade untuk terurai. Sejak 1986, puntung rokok menjadi benda yang paling banyak ditemukan di pantai-pantai. Jumlahnya mencapai 60 juta dalam 32 tahun terakhir atau sekitar 9.4 per 5 tahunnya.

Kampanye anti-sedotan memang baik untuk mengurangi pencemaran lautan. Namun sebaiknya kita pun perlu mendukung kampanye anti-puntung rokok. Hal itu semua tentunya kita lakukan demi menjaga keseimbangan alam, yuk guys kuta dukung!

Sumber : IFLSilence

RECOMMENDED

Tau Nggak sih, Ternyata Kentut yang Terlalu Lama di Tahan itu Bisa Sebabkan Keluar dari Mulut Lo

Sosok Ayah Keluarga Khong Guan yang Selama ini Seringkali dipertanyakan, Ternyata Ada di Museum Semarang

Bank Sperma di California Menyediakan Layanan Para Klien Bisa Memilih Wajah Sang Bayi Agar Mirip Artis Idola

Halo Ngakakonlinelovers!! Agar tetap up to date dengan kiriman ngakakonline, jangan lupa subscribe fanspage kita ya. caranya seperti gambar dibawah ini –>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Atlet Lari Asal Jerman ini disebut-sebut Sebagai Atlet Terseksi di Dunia

Wilayah ini dihilangkan dari Peta Resmi Jepang Karena Sangat Kumuh