in ,

Tak Bisa Bunuh Ayahnya, Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri

Pelajar bunuh diri kembali terjadi Kepolisian akhirnya berhasil mengungkap
Pelajar bunuh diri kembali terjadi Kepolisian akhirnya berhasil mengungkap

NgakakOnline – Pelajar bunuh diri kembali terjadi. Aparat Kepolisian Sektor Oebobo akhirnya berhasil mengungkap penyebab YSS (14), pelajar salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas gantung diri. “Diduga korban melakukan bunuh diri karena tidak dapat membunuh ayah kandungnya Antonius Sinaga,” ungkap Kapolsek Oebobo Kompol Ketut Saba, kepada Kompas.com, Selasa pagi.

Menurut Saba, YSS selama ini menyimpan dendam terhadap ayahnya Antonius Sinaga karena membunuh ibunya pada 2012. Setelah kasus pembunuhan itu, kata Saba, Antonius Sinaga pun mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Penfui Kupang.

Menulis wasiat

Sebelum gantung diri, YSS sempat menulis surat wasiat di sebuah buku tulis. Dalam surat itu, YSS menulis dua tujuan hidup yang gagal dilakukannya, yaitu bersekolah hingga tamat SMA dan membunuh Antonius Sinaga. “Surat tersebut juga ditinggalkan YSS dengan tujuan agar dapat dibaca oleh Antonius Sinaga,” ungkap Saba. YSS, kata Saba, juga meminta agar tidak dibuatkan syukuran atau acara apa pun. “YSS juga meminta agar mayatnya tidak usah dimasukan ke dalam peti, tetapi langsung saja dimasukkan ke dalam lubang kubur saja,” ungkap Saba.

Setelah ditemukan tewas, jenazah YSS kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang. Ditemukan di rumah keluarga Sebelumnya diberitakan, YSS (14), pelajar salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri, Senin (14/10/2019).

Kapolsek Oebobo Kompol Ketut Saba mengatakan, jenazah YSS ditemukan di dalam rumahnya di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Ia ditemukan pertama kali oleh seorang tetangganya bernama Kristofel Key (57). Saat itu, Kristofel sedang memberi makan kambingnya yang diikat di depan rumah milik YSS. “Pada saat itu, saksi (Kristofel) mencium aroma busuk dan melihat banyak lalat di balik kaca rumah,” kata Saba.

“Saksi lalu mengintip dari kaca jendela dan melihat orang dalam posisi tergantung di dalam rumah.”  Kristofel kemudian langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Tuak Daun Merah yang tinggal dekat lokasi kejadian. Pada saat ditemukan, jenazah YSS dalam posisi tergantung menggunakan tali nilon warna biru, menggunakan pakaian kaus warna coklat dan celana jins hitam. Polisi kemudian mengevakuasi jenasah YSS ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.

Ibu dibunuh ayah

YSS selama ini tinggal bersama tiga saudara di rumah paman mereka di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo.  Ia tinggal bersama paman karena ibunya telah meninggal akibat dibunuh sang ayah pada 2012. Ayahnya mendekam di penjara hingga saat ini. Rumah tempat YSS gantung diri merupakan tempat tinggal mereka saat masih bersama kedua orangtua mereka. “Saat ini rumah mereka (tempat YSS gantung diri) tidak dihuni dan kosong,” kata Saba. KOMPAS.com

Nyinyir di Medsos, Pemuda di Makassar Diserang Busur Panah hingga Tewas

Salut! Pria Ini Resign dari Pekerjaannya Hanya Demi Membersihkan Sungai

Yuk follow juga instagram kita @ngakakonline.id dijamin bakal bikin kamu ngakak

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, telepon dan teks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Kisah Haru, Istri Hadir di Wisuda Mendiang Suami

Bongkar Makam Ibunya Anak di Probolinggo Menjadi Viral

Bongkar Makam Ibunya Anak di Probolinggo Menjadi Viral