in

Petani Jepang telah menggunakan drone yang membantu tugas bertani dalam waktu singkat

NgakakOnline.id – Misalnya, pesawat tak berawak itu dapat menyemprotkan pestisida dan pupuk ke sawah dalam waktu sekitar 15 menit. Padahal pekerjaan ini biasanya membutuhkan waktu lebih dari satu jam dan mengharuskan para petani untuk membawa-bawa tank berat.
.
“Ini adalah teknologi tinggi yang belum pernah ada sebelumnya,” kata Isamu Sakakibara, seorang petani padi berusia 69 tahun di daerah Tome, daerah yang memasok beras ke Tokyo sejak abad ke-17.

Tujuan pengujian drone ini adalah untuk meringankan beban fisik dan meningkatkan produktivitas di daerah pedesaan, di mana sawah dikelola oleh petani tua.
.
“Saat kami menghadapi kekurangan petani generasi baru, misi kami adalah untuk menghasilkan ide-ide baru untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani melalui pengenalan teknologi mutakhir seperti drone,” kata Sakakibara, yang juga mengepalai JA Miyagi Tome, koperasi pertanian setempat.

Baca Juga :

Fakta Menarik tentang rayap ini mungkin kamu belum tahu

Selain lebih efisien, menggunakan drone juga lebih hemat. Sebagai perbandingan, mini-helicopter radio-controlled dijual sekitar 15 juta yen, sementara drone hanya dibanderol seharga sekitar 4 juta yen.

Drone juga dapat menganalisis batang padi dengan cepat dan menentukan berapa banyak pestisida atau pupuk yang dibutuhkan, sehingga memudahkan petani untuk menilai kebutuhan mereka dan memperkirakan ukuran tanaman. Drone yang telah diuji adalah Nile-T18, dan dikembangkan oleh start-up drone, Nileworks Inc.

Sumber: rakyatku.com
Foto: japantoday.com

Halo Ngakakonlinelovers!! Agar tetap up to date dengan kiriman ngakakonline, jangan lupa suscribe fanspage kita ya. caranya seperti gambar dibawah ini –>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Fakta Menarik tentang rayap ini mungkin kamu belum tahu

Keseruan Lomba Ketangkasan Becak di Purbalingga