in

Fakta Video Kasus Perkelahian Siswi SMP di Amurang

NgakakOnline.id – Kasus perkelahian dan pengeroyokan siswi SMP terjadi di Amurang Minahasa Selatan. Peristiwa ini menjadi heboh ketika sejumlah video dan foto disebar ke Facebook pada Rabu (9/1/2018) kemarin. Unggahan para warganet tersebut pun terus dibagikan hingga ribuan kali. Warganet pun mengecam aksi perkelahian dan pengeroyokan siswi SMP yang dinilai mencoreng dunia pendidikan.

Mereka menilai buruk karakter generasi muda kini. Polres Minsel pun sudah mengamankan para terduga pelaku pengeroyokan. Polisi rencananya akan turun ke sekolah pada Kamis (10/1/2019) hari ini. Berikut sejumlah fakta terkait kasus perkelahian siswi SMP yang viral:

1. Video Perkelahian Viral

Sebuah video perkelahian tersebut terjadi antar siswi SMP. Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, tampak dua gadis remaja berkelahi. Seorang gadis tampak mengenakan pakaian seragam SMP, sedangkan gadis lainnya mengenakan kaus dan celana pendek. Mereka tampak saling pukul di sebuah jalan dekat areal perkebunan jagung.

Tampak pula dua siswa perempuan mengenakan seragam SMP hanya menyaksikan peristiwa tersebut dan gadis lainnya merekam kejadian itu. Mereka tak melerai perkelahian tersebut. Mereka malah terdengar menyoraki, menghujat bahkan memaki. Sang siswi yang berseragam SMP tampak terus dipukuli di bagian kepala dan ditarik rambutnya oleh lawannya. Sesekali, dia hanya membalas pukulan namun tak mengena.

Tak lama kemudian seorang wanita dewasa datang melerai perkelahian tersebut. Tak diketahui lokasi perkelahian. Namun, dari suara yang terekam. Para siswa tersebut terdengar menggunakan dialek malayu Manado.

2. Pengeroyokan

Namun, fakta terbaru dari unggahan warganet. Dalam kasus tersebut terjadi pengeroyokan terhadap gadis yang memakai seragam SMP tadi. Dalam video yang diunggah warganet ke Grup Tim Paniki Polresta Manado tampak terjadi perkelahian lanjutan antara keduanya setelah dilerai oleh seorang wanita. Gadis seragam SMP tampak ingin membalas. Namun, dia dikeroyok beramai-ramai oleh sejumlah siswi SMP hingga jatuh ke semak-semak.

Para siswi berseragam SMP tersebut tampak menginjak-injak korban yang sudah terjatuh di rerumputan. Suasana terdengar ramai karena makin banyak siswa dan siswi lainnya datang ke lokasi tersebut. Seorang wanita dewasa pun datang melerai perkelahian. Unggahan video dan foto tersebut sudah dibagikan ratusan kali oleh warganet. Warganet umumnya mengecam aksi pengeroyokan tersebut.

3. Dirawat di Rumah Sakit

Lokasi peristiwa perkelahian dan pengeroyokan tersebut diduga terjadi di Amurang, Minahasa Selatan. Hal ini tampak dalam unggahan akun Facebook Frangky Lempoy di Grup Rakyat Minsel Bicara. Akun tersebut mengakui gadis yang dipukuli adalah putrinya.

Dunia pendidikan minsel
Di coreng lagi olh siswi2 geng KOPAS
kali ini qt pe anak yg jadi korban pengeroyakan..
Ada info dorang pe geng lagi tu kejadian yg sama di tumpaan..(Emoticon menangis)

Dalam unggahan tersebut, Frangky menyertakan foto-foto hasil screeshoot video perkelahian tersebut. Frangky dalam kolom komentar menyebut siswa yang mengeroyok anaknya merupakan siswa SMP di Buyungon, Amurang Minsel. Katanya, anaknya kini harus dirawat di klinik Bala Keselamatan Amurang.

4. Para Terduga Pengeroyokan Diamankan Polisi

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Arie Prakoso ketika dikonfirmasi tribunmanado.co.id mengatakan para terduga pelaku perkelahian sudah diamankan untuk proses lebih lanjut.

“Sejak viral, kami langsung menanganinya. Besok kami akan turun ke sekolah bersangkutan,” kata Prakoso, Rabu (9/1/2019).

Dia mengatakan terkait pengroyokan ini tidak lepas peran aktif dari keluarga dan guru yang harus di tingkatkan lagi.

“Mulai dari moral, agama dan pendidikan sehingga tidak menjadi liar,” pungkasnya.

Sementara itu beredar kabar korban pengroyokan sudah dibawa ke rumah sakit.Keluarga korban tak menerima perlakuan terhadap anaknya dan akan menempuh proses hukum.

5. Diduga Terkait antar geng Siswa

Terkait video tersebut, Kadis Pendidikan dan Olahraga Minsel Fitber Raco angkat bicara. Raco mengutarakan sudah melihat video kekerasan itu dari grup Facebook. Ia menyebut aksi brutal siswa yang dikenal sebagai penerus cita-cita bangsa sudah di luar batas kewajaran.

“Saya langsung selidik video itu. Ternyata para siswi tersebut diduga terkait dengan geng-geng atau kelompok,” kata dia kepada www.tribunmanado.co.id.

6. Sudah Beberapa Kali Terjadi

Kadispora Minsel, Fitber Raco mengatakan hasil penelusurannya, sudah beberapa kali perkelahian terjadi, namun baru kali ini diketahui publik lewat viralnya video tersebut. Ia mengatakan Bupati Minsel sudah memerintahkan agar secepatnya menyelesaikan masalah itu.

“Dinas sudah panggil kepsek bersangkutan dan Kamis (10/1/2018) besok pertemuan dilakukan di Kantor Bupati Minsel. Saya sayangkan hal ini bisa terjadi,” tambah dia.

7. Ada Kakak Beradik

Kadispora Minsel, Fitber Raco mengatakan siswi yang berseteru itu dari SMP di Buyungon, Kecamatan Amurang serta ada siswi dari SMK di Amurang.

“Saya dapat kabar di video itu ada kakak beradik juga,” ucapnya.

8. Bupati Tetty Prihatin

Bupati Doktor Christiany Eugenia Paruntu prihatin dengan siswi yang ada di video tersebut. Menurutnya tugas siswa bukan berkelahi tapi menimba ilmu demi masa depan.

“Saya sudah minta cek ke Dinas Pendidikan agar secepatnya menuntaskan masalah ini. Sekolah harus diklarifikasi juga dengan siswanya,” kata dia.

9. Tanggapan Tokoh Masyarakat

Aksi perkelahian sejumlah siswi di Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendapat mengundang keprihatinan tokoh masyarakat. Perilaku kekerasan tersebut tidaklah pantas dilakukan pelajar yang adalah generasi penerus bangsa.

“Kami minta agar sekolah lebih mengawasi anak didiknya. Jangan sampai kasus ini terulang lagi dan dunia pendidikan di Kabupaten Minsel tercoreng,” ujar Dolvie Mangindaan, tokoh masyarakat di Amurang.

Lanjutnya, orangtua juga jangan lepas tangan terhadap perkembangan karakter dan mental anak. Peran orangtua sejak anak hadir di keluarga hingga sudah bersekolah harus mengawasi setiap kelakukan mereka.

“Sungguh miris memang, masuk tahun baru ini kita dihebohkan dengan perilaku kekerasan seperti itu. Semoga ini tidak terjadi lagi,” ujar Mangindaan, Kamis (10/1/2019).

Alon Rumagit, tokoh masyarakat lainnya meminta agar aparat polisi memberikan efek jera kepada semua yang terlibat, apalagi masih di bawah umur. Menurutnya harus ada perubahan ketika para pelaku dikembalikan ke keluarganya.

Berikut videonya

Sumber : tribunnews.com

RECOMMENDED

Ini Bocah Bersepeda di Markas TNI dan Tabrak Tas Tentara

Viral, Kisah Wanita Obesitas Berbobot 350 Kg di Kalteng

Fakta Video Viral Sebar Uang, Ternyata Penjual Bakso Sukses di Sidoarjo

Halo Ngakakonlinelovers!! Agar tetap up to date dengan kiriman ngakakonline, jangan lupa susbcribe fanspage kita ya. caranya seperti gambar dibawah ini –>>

Dikirim oleh Ngakak Online pada Kamis, 17 Mei 2018

Kunjungi juga gambarlucu.biz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Markas TNI

Ini Bocah Bersepeda di Markas TNI dan Tabrak Tas Tentara

Pembunuh Andriana

Pembunuh Andriana Noven Terkuak Pelaku Sempat Posting Bantahan di Media Sosial Korban