in

Pencuri Profesional ini Mendirikan Perusahaan “Anti Maling”, Benar-benar Aneh bin Ajaib

NgakakOnline.ID – Seorang wanita bernama Farrah McNutt (25) dari Loughborough, Leics, Inggris.  Mendirikan sebuah perusahaan untuk menangkap para pencuri. Tidak disangka pada masa remajanya, yakni saat berusia 13 tahun, Farrah sudah menjadi seorang pencuri profesional di toko-toko dan supermarket.

Pencuri Profesional ini Mendirikan Perusahaan "Anti Maling", Benar-benar Aneh bin Ajaib

Farrah adalah 11 bersaudara, dari keluarga yang miskin. Tentu di masa remajanya, ia punya keinginan untuk memiliki benda seperti yang dipunyai atau dipakai oleh teman-teman sebayanya. Dan untuk mewujudkan itu, tak ada cara selain menempuh ‘jalan tikus’.

Farrah mencuri apa pun yang ia sukai, seperti make-up, perhiasan, pakaian, makanan hingga minuman. Setiap kali aksinya berhasil dan aman, ia semakin termotivasi untuk melakukan hal yang lebih besar lagi.

Selama puluhan tahun beraksi, hanya beberapa kali (kurang dari sepuluh kali) tindakannya itu ketahuan, namun ia tak pernah ditahan. Mungkin Farrah mempunyai trik tersendiri untuk menyembunyikan barang bukti, sehingga ia bebas dari tuntutan hukum di pengadilan.

Namun seperti kata pepatah, “sepandai-pandainya tupai melompat, akan jatuh juga”  Farrah yang sudah berusia 25 tahun dan menjadi Mamah Muda ini akhirnya ketangkap juga. Ia divonis bersalah dan harus menjalani hukuman penjara.

Untungnya, hukumannya itu ditangguhkan yang mungkin karena anaknya masih kecil yang masih memerlukan pelukan dan kasih sayangnya.

Nah masa penangguhan hukuman inilah timbul kesadaran Farrah untuk berhenti menjadi pencuri. Bahkan ia membuat perusahaan jasa “Anti Pencuri” secara online dengan situs catchathief.co.uk.

Pencuri Profesional ini Mendirikan Perusahaan "Anti Maling", Benar-benar Aneh bin Ajaib

Melalui situs tersebut, Farrah menawarkan jasa kepada para pemilik toko, supermarket dan sejenisnya, dengan tips-tips aman dari tindak pencurian. Ia memaparkan semua pengalamannya selama ini sebagai bahan pelajaran utama. Misalnya ia menjelaskan di mana harusnya sebuah toko menempatkan kamera CCTV yang tepat.

Farrah juga akan menjelaskan kepada kliennya bagaimana trik-trik yang sering dipakai para pencuri, sehingga aksinya sering berjalan mulus. Dengan mengetahui trik tersebut, Farrah juga memberikan tips untuk mencegahnya.

Ide tersebut awalnya disampaikan Farrah saat ia dibawa ke kantor Polisi. Ternyata idenya itu didukung oleh pihak kepolisian, sehingga ini pula yang mungkin menjadi salah satu alasan ditangguhkannya hukuman bagi Farah.

Bahkan The Prince’s Trust memberi modal senilai Rp 25 juta untuk pembelian untuk laptop dan pelatihan bagi Farrah untuk menjalankan ide besarnya tersebut. Ia juga bisa menyelesaikan pendidikan akademisnya.

Banyak toko dan supermarket yang menggunakan jasa Farrah tersebut, sehingga ia mendapat penghasilan yang lumayan setiap tahunnya.

Para klien mengaku puas dengan jasa “Anti Pencuri” tersebut, karena menurut mereka, angka kerugian akibat kehilangan semakin menurun. Harga yang harus mereka bayar buat Farrah juga lebih kecil dari nilai kehilangan sebelum menggunakan jasanya.

Baca Juga : Kecelakaan Cipularang, 10 Mobil Terlibat, 6 Orang Tewas

Wah ada-ada saja ya manfaat ilmu yang diperoleh dari pengalaman berbuat jahat untuk mencegah kejahatan. Barangkali ilmu ini tidak akan ditemukan di lembaran-lembaran buku, atau di bangku-bangku sekolah/kuliah.

So, setiap ilmu ada saja manfaatnya jika bisa mengaplikasikannya kepada hal-hal yang positif. Seperti ilmu nuklir, akan bermanfaat jika diterapkan sebagai tenaga pembangkit listrik, namun memberikan mudarat jika dipakai untuk bikin senjata pemusnah massal

Sumber

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Skripsi

HOT! Berikut Ini Beberapa Skripsi Tebal yang Pernah Ada di Indonesia

Belgian Malinois Terkam ART Hingga Tewas, Begini Kronologinya

Belgian Malinois Terkam ART Hingga Tewas, Begini Kronologinya