in , , , , ,

Pemprov DKI Minta 24 RS Gratiskan Perawatan Mahasiswa Pedemo DPR

NgakakOnline – Pemprov DKI Jakarta geratiskan pengobatan korban demo kemarin. Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan meminta kepada 24 rumah sakit agar menggratiskan biaya perawatan untuk peserta unjuk rasa yang membutuhkan perawatan. Nantinya, fasilitas pelayanan kelas III yang akan diberikan rumah sakit.

“Benar. Akan dibebankan pada anggaran pembiayaan jaminan kesehatan di luar kuota jaminan kesehatan nasional. Dinas Kesehatan DKI Jakarta,” ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Dalam bagian lampiran, tercantum nama-nama rumah sakit yang bakal memberikan pelayanan gratis.

pemprov dki

Di antaranya, RS Cipto Mangunkusumo, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, RS Jantung Harapan Kita , RS Dharmais, RS Mintoharjo dan RSUD Tarakan. Kemudian RS Pusat Pertamina, RS Pelni, RS Jakarta, RS MMC, RS Abdi Waluyo RS Budi Kemuliaan, RS MRCC Siloam, RS Islam Cempaka Putih, RSUD Tanah Abang. Selanjutnya RSUD Kebayoran Lama, RSUD Kebayoran Baru, RSUD Mampang Prapatan, RS Bhakti Mulia, RS Medika Permata Hijau, RS Medistra, RS Muhammadiyah Taman Puring, RS Gandaria dan RS Kartini.

Aksi unjuk rasa menolak pengesahan RKUHP di depan gedung DPR/MPR berujung ricuh pada Selasa kemarin. Banyak korban luka. Mulanya, mahasiswa menyampaikan aspirasi. Namun, massa aksi sampai merobohkan pagar Gedung DPR bagian belakang. Aparat lantas berupaya membubarkan massa jelang malam hari.

Aparat menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air. Namun, massa tidak serta merta membubarkan diri. Bahkan menyerang balik aparat dengan melempar berbagai benda. Polisi lalu melakukan tindakan tegas. Polisi terus berupaya mengusir pedemo dari depan Gedung DPR/MPR. Massa lantas tercerai berai tak tentu arah. Sejauh ini, ada puluhan mahasiswa yang harus dirujuk ke beberapa rumah sakit untuk mendapat perawatan. diantarnya RS ada 90 pedemo yang dirawat di RS Pusat Pertamina, Jakarta.

 

RS Bhakti Mulia membenarkan berita tersebut menggratiskan biaya pengobatan bagi mahasiswa korban bentrokan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Manajer Medis RS Bhakti Mulia dr Sally menyampaikan semua biaya pengobatan massa aksi akan ditanggung oleh Kementerian Kesehatan. “Memang kebijakan dari rumah sakit untuk digratiskan, semua gratis sampai selesai,” kata Sally RS Bhakti Mulia, Jakarta.

Pasien yang datang langsung akan dilayani di unit gawat darurat (UGD). Kemudian pihak kerabat diminta untuk mendaftarkan identitas ke pihak rumah sakit sebagai pertanggungjawaban ke Kemenkes. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB, kata Sally, sudah ada tujuh orang mahasiswa yang ditangani pihaknya. Rata-rata mahasiswa mengalami kelelahan dan dehidrasi.

Beberapa di antaranya juga terkena gas air mata, sehingga pernapasannya terganggu. Namun belum ada pasien yang butuh rawat inap. “Yang terkena gas air mata, matanya kita bersihkan, lalu kita berikan bantuan oksigen,” tutur dia. Sebelumnya, bentrokan antara mahasiswa dan aparat keamanan tak terhindarkan. Massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR sejak pagi untuk menuntut pencabutan beberapa revisi undang-undang kontroversial. Jakarta,

CNN Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Bus dan Jeep TNI Dibakar, Saksi Mata Sebut Pelaku Bukan Mahasiswa

Bus dan Jeep TNI Dibakar, Saksi Mata Sebut Pelaku Bukan Mahasiswa

Gadis cilik

Gadis Cilik Penjual Onde-onde viral, Karena Nangis Pamiti Kapolres Padang Panjang