in ,

Kenapa Jalan di Pegunungan Dibuat Berkelok-kelok? ini jawabannya

Jalan di Pegunungan

NgakakOnline.id – Jalan di pegunungan berkelok-kelok?  Sering sekali mimin menemui jalan yang membuat mimin jengkel. Bagaimana tidak, jalan ini treknya seram sekali hingga membuat pengendara dag-dig -dug saat melewati tikungan tajam yang tidak ada tukang tambal ban. Iseng mimin berpikir, kenapa jalan di pegunungan ini gak dibuat lurus aja sih? Perntanyaan simpel tapi membingungkan.

Mimin yakin pertanyaan itu juga pernah terlintas di benak warga ngakak. Dan disini mimin akan menjawab pertanyaan tersebut untuk mengobati rasa penasaran kalian..

Seperti diketahui bahwa jalan pegunungan tidak ada yang lurus dari atas sampai ke ke lembah. Hal ini tak lepas dari faktor topografi, dimana permukaan bumi tidak semuanya datar. Menurut kamu, antara jalan pegunungan yang lurus dan berkelok, lebih aman mana untuk dilalui?

Jika kamu menjawab yang lurus, maka kamu salah besar. Berkendara melewati jalan lurus dan curam perlu keahlian khusus dalam mengendalikan rem dan kendaraan di waktu bersamaan.

Alasannya Jalan di Pegunungan Dibuat Berkelok-kelok

Melihat dari ilmu fisika, jalanan berkelok menggunakan persamaan sederhana yakni bidang miring.  Persamaan ini menjelaskan bahwa benda mengalami usaha di permukaan yang memiliki suatu sudut, bukan sudut tegak lurus (horizontal) sebesar ketinggian sudut yang dilaluinya. Artinya benda akan bergerak sesuai dengan tinggi kemiringannya.

Apa dampaknya bagi kendaraan? Kendaraan menggunakan gaya gesek untuk berjalan, apa yang akan terjadi dengan kendaraan saat jalan pegunungan dibuat lurus? Jika menanjak kendaraan memerlukan usaha lebih besar dibandingkan jalan berbelok.

Jika menurun kendaraan akan kehilangan berat dan gaya gesek yang dilakukan sangat minim sekali (ketinggian dan berat mempengaruhi kecepatan kendaraan).

Kendaraan bermotor, baik motor atau mobil, pada umumnya tidak cukup kuat untuk menempuh tanjakan yang terjal dalam waktu lama. Tenaga kendaraan pun terkuras sama banyaknya dengan jalan yang dibuat berkelok-kelok.

Penjelasan di atas menjawab jalan berkelok di pegunungan yang tidak dibuat lurus. Lantas, mengapa sebagian jalan tol dibuat berkelok padahal tidak melewati pegunungan?

Pada saat pengendara melaju dengan kecepatan stabil dan tidak berubah dalam waktu yang lama, pengendara akan cepat merasa jenuh dan lelah. Kurangnya aktivitas seperti mengerem dan memutar setir membuat pengendara menjadi cepat mengantuk dan konsentrasi menjadi lengah. Ketika terjadi apa-apa, kecepatan pengendara merespon juga akan melambat.

Baca juga artikel lainnya :

Inilah Orang Pertama yang Melantunkan Lagu Indonesia Raya 

Syarat Nyeleneh Agar Diterima Kerja Asal Mau Dipegang-pegang

Yuk follow juga akun instagram kita @ngakakonline.id dijamin bakal bikin kamu ngakak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lagu Indonesia Raya

Inilah Orang Pertama yang Melantunkan Lagu Indonesia Raya

Syarat Nyeleneh

Syarat Nyeleneh Agar Diterima Kerja Asal Mau Dipegang-pegang