in

Inilah Alasan Mengapa Tsunami yang Terjadi di Daerah Teluk Lebih Berbahaya dari di Kawasan Pesisi.

NgakakOnline.id – Melansir dari tempo, hal ini dikatakan ahli dan peneliti tsunami dari Institut Teknologi Bandung atau ITB, Hamzah Latief. Ia menjelaskan tsunami di daerah teluk lebih berbahaya dibandingkan di kawasan pesisir terbuka jika berasal dari sebuah gempa yang sama lokasi dan besarannya.

Sementara pada tsunami yang menuju pesisir terbuka, gelombangnya merambat ke kiri dan ke kanan atau tersebar. Sedangkan tsunami yang masuk ke teluk gelombangnya berkumpul dan jadi terjebak.

Selain itu, ada faktor yang bisa memperkuat gelombang tsunami, yaitu dinding teluk. “Kalau gelombang masuk kemudian sampai kepala teluk, terefleksi lagi gelombangnya, ketemu sama gelombang datang jadi semakin membesar,” ujar Hamzah.

Situasi itu bisa makin runyam saat disertai longsoran batuan sedimen di bawah laut. Kalau blok batuannya besar dan meluncur ke dasar, efek gelombang tsunami bisa membesar. Hamzah menduga tsunami yang menerjang Teluk Palu ikut dipengaruhi longsoran.

Beberapa kasus tsunami yang menerjang teluk di Indonesia, kata Hamzah, seperti di Pulau Seram pada 1890-an sampai membuat kampungnya hilang. “Bukan disapu gelombang tapi longsor ke bawah tenggelam,” ujarnya. Sementara tsunami di daerah pesisir terbuka misalnya di Maumere pada 1992. Hal ini juga diakui oleh Kepala BMKG.

Sumber :  tempo

Halo Ngakakonlinelovers!! Agar tetap up to date dengan kiriman ngakakonline, jangan lupa susbcribe fanspage kita ya. caranya seperti gambar dibawah ini –>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

7 Nasihat Sederhana yang Akan Mengubah Hidupmu Jadi Lebih Bermakna

Facebook Beri Penghargaan Kepada Dua Pemimpin Komunitas Wanita Indonesia.