in

Hati-Hati, Tato Henna Mengandung Campuran Bahan yang Berbahaya

NgakakOnline.id – Tato henna terbuat dari dedaunan Henna yang dikeringkan dan digerus menjadi bubuk kering. Ketika akan dipakai menjadi “tinta” untuk melukis tubuh, bubuk henna haruslah diencerkan dulu dengan sedikit air sampai menjadi pasta. Warna alami yang dihasilkan henna adalah cokelat, oranye kecokelatan, atau cokelat kemerahan. Ada juga beberapa produk henna yang dipasarkan memiliki warna hijau, kuning, hitam, atau biru.

Baca Juga

Wanita Suku Apatani Gemar Menyumbat Hidungnya agar Terlihat Jelek

Namun meski penggunaan henna sangat populer untuk tato kulit, henna sebenarnya hanya boleh digunakan sebagai pewarna rambut. Bukan untuk dikenakan langsung ke kulit tubuh. Ini karena henna berisiko menimbulkan reaksi alergi pada kulit. FDA, Badan POM di Amerika Serikat melaporkan beberapa orang mengalami reaksi alergi kulit yang serius setelah pakai henna. Mereka m bisa mengeluhkan kulit yang lecet kemerahan hingga terluka, warna kulit memudar, timbul jaringan parut, hingga jadi lebih sensitif terhadap matahari.

FDA menduga bahwa ini terjadi akibat kebanyakan produk henna mungkin ditambahkan dengan bahan kimia lain selama proses produksinya agar warna yang dihasilkan jadi lebih intens dan tahan lama di kulit. Zat kimia yang umumnya ditambahkan ke dalam henna adalah pewarna coal-tar yang mengandung p-phenylenediamine (PPD). PPD inilah yang dapat menyebabkan reaksi kulit berbahaya pada beberapa orang.

Sumber: hellosehat

RECOMMENDED

Rambut Mulai Rontok? Simak Nih 5 Cara Kocak Tutupi Kepala Botak

Bayi Perempuan Kembar Tiga ini diberi Unik karena Lahir didalam Mobil

Menurut Para Dermatologist Memakai Sabun Bayi Justru Dianjurkan

 

Halo Ngakakonlinelovers!! Agar tetap up to date dengan kiriman ngakakonline, jangan lupa subscribe fanspage kita ya. caranya seperti gambar dibawah ini –>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Seorang Bocah laki-laki Sembilan Tahun di Kabupaten Pekalongan, Ia Terpaksa Kehilangan Kepala Kelaminnya

Sebuah Tas yang Mirip dengan Kresek ini Menjadi Kontroversial