in

Anak ini Menginap 2 Malam sampai Tempuh 25 Km demi ke Warnet

NgakakOnline.id – Sebelum bisa bebas mengakses internet di handphone, anak muda era 2000-an banyak yang pergi ke warnet untuk sekadar buka Friendster atau main game online. Para anak muda yang rajin ke warnet ini terkenal dengan sebutan, anak warnet. Menjadi anak warnet bisa dibilang memberikan sederet kisah unik dan berkesan. Seperti Harry, mahasiswa asal Magelang, yang sudah menjadi anak warung internet sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Harry menuturkan, mayoritas waktunya di warung internet habis untuk bermain game online. Hal ini menyebabkan Harry rela menginap sampai bermalam-malam hanya agar bisa naik level di game online tersebut.

“Pas SD main Counter Strike, SMP Seal Game RPG, SMA berhenti karena sibuk main sama teman. Kuliah balik ke warnet untuk main Lost Saga, Dragon Nest, ROS, dan sekarang PUBG,” sebut dia.

“Sehari penuh pernah. Sekolah bolos terus pulang Minggu pagi. Kalau menginap di warung internet paling lama dua malam. Pulang cuma mandi, tapi komputer selalu nyala. Maklum, ya, anak SMP masih takut sama orangtua jadi enggak berani lama-lama,” lanjut Harry.

Berbeda halnya dengan Firya, mahasiswi di salah satu kampus di Palembang, yang baru menjadi anak warnet saat SMP kelas 1 dan 2. Awalnya, ia enggak langsung bermain game online, melainkan berselancar di situs web seperti Friendster, sampai Primbon.

“Baru mulai Ayo Dance kelas 3 SMP, tiap hari main. Itu juga ikut teman aja yang biasa main di warnet. Padahal jaraknya 25 kilometer dari rumah. Jadi pulang sekolah selalu ke warung internet, dan bilang ke orangtua aku pergi les. Hahaha…,” tutur Firya.

Menghemat uang jajan untuk ke warnet

Banyaknya waktu yang dihabiskan di warung internet, tentu berimbas kepada uang jajan Harry. Karenanya, ia rela enggak jajan dan jalan kaki agar uang jajannya bisa untuk bermain.

Anak ini Menginap 2 Malam sampai Tempuh 25 Km demi ke Warnet

“Dulu seharian bisa mengeluarkan Rp 30 ribu sampai Rp 60 ribu. Parah, sih, itu. Aku sampai bela-belain enggak naik angkot, jalan kaki, biar uang jajan utuh. Yang jelas 80 persen dari uang jajanku hanya untuk main,” kata Harry.

Enggak jauh berbeda dengan Firya. Karena setiap bermain di warnet ia harus mengeluarkan uang sekitar Rp 15 ribu, maka alumni SMA Plus 17 Palembang itu menyiasatinya dengan bermain di waktu diskon, hingga minta ditraktir teman.

“Uang jajan dulu Rp 25 ribu, jadi Rp 15 ribu untuk main sisanya untuk transportasi. Kalau jajan sering ditraktir teman. Dan karena Ayo Dance cukup menguras uang, jadi dulu bertemu ‘pacar’ virtual yang lumayan kaya, sering membelikan perlengkapan-perlengkapan di Ayo Dance,” tutur Firya.

Bertemu banyak teman karena warnet

Terlepas dari itu, baik Harry maupun Firya mengaku bangga pernah menghabiskan masa muda di warung internet. Firya mengatakan enggak malu menjadi anak warung internetkarena menemukan kebahagiaan di sana. “Warung internet itu untuk melepas stres dan bosan. Warung internet yang aku datangi juga seru, karena kami mainnya ramai-ramai,” ucap dia.

Anak ini Menginap 2 Malam sampai Tempuh 25 Km demi ke Warnet

Harry menambahkan, karena warung internet ia memiliki banyak teman. “Jadi anak warung internet itu asyik. Karena aku enggak punya teman dulu, makanya ke warung internet. Jadi bertambah juga temannya, ada yang ketemu di warnet, ada yang di game online,” katanya.

Lebih lanjut, Harry mengatakan akan tetap kembali ke warung internet, khususnya untuk bermain game online. “Aku enggak pernah merasa bosan. Mungkin sekarang sudah berkurang karena banyak kegiatan lain. Tapi aku tetap akan main lagi ke warnet,” tutup Harry.

Sumber : kumparan.com

RECOMMENDED

9 dari 10 Smartphone yang dibawa ke Toilet Berpotensi Membawa Virus Penyakit

Ketagihan Pakai Smartphone Kian Meningkat Tiap Tahun

Wow Kini Ada Pesawat Kertas Yang dikendalikan dengan Smartphone

Halo Ngakakonlinelovers!! Agar tetap up to date dengan kiriman ngakakonline, jangan lupa subscribe fanspage kita ya. caranya seperti gambar dibawah ini –>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Makam Warna Warni yang Tak Lagi Bersuasana Seram

Ini Daftar Anak Politikus yang Maju Pileg 2019