in ,

Bila 8 Tanda Ini Ada di Kamu, Maka Meraih Impianmu di Usia 30an Bukanlah Hal yang Mustahil

Bicara soal pencapaian di usia 30an, mungkin sebagian dari kita merasa kecil hati. Terutama yang masih di persimpangan antara kerja sesuai passion atau apa saja yang lebih menjanjikan. Ingin lanjut S2 tapi waktunya sudah habis untuk bekerja. Ingin menikah muda, tapi jodohnya belum ada. Meraih segalanya di usia 30an? Rasanya seperti mimpi di siang bolong untuk kamu yang masih terombang-ambing dalam karier, cinta, dan keuangan.

Usia 30an barangkali masih terlampau jauh untuk bicara soal kesuksesan. Tapi tak ada yang mustahil sebab Mark Zuckerberg pun bisa membawa Facebook berjaya di usia yang masih sangat muda. Hanya saja kesuksesan itu tidak datang begitu saja. Bila tanda-tanda ini sudah kamu miliki, kamu pun bisa meraih kesuksesan di usia 30an.

1. Pertanyaan “5 tahun ke depan kamu jadi apa?’ tak lagi menakutimu. Sebab jawabannya kamu sudah tahu

Pertanyaan tentang masa depan selalu sulit dijawab. Sebab masa depan memang seringnya tidak terterka. Tapi kita sebagai manusia punya senjata berupa rencana. Kamu yang sudah menemukan tujuan hidupmu, tak akan khawatir disodori pengandaian tentang lima tahun mendatang. Fokusmu sudah jelas, langkahmu sudah terarah. Kalau sudah begini, kamu hanya perlu usaha untuk mewujudkannya.

2. Totalitas dalam segala hal. Mendingan nggak usah, kalau hanya setengah-setengah

Bagimu, “Ya” berarti ya dan “Tidak” berarti tidak. Tidak ada ruang untuk bertindak setengah-setengah. Karena bagimu, semangat yang hanya setengah-setengah akan memberikan hasil yang setengah-setengah juga. Saat ragu melanda, kamu akan mengambil jeda sejenak untuk mempertimbangkannya. Kamu menginginkan tekad yang bulat dan pasti, dengan begitu kamu bisa mengejarnya setengah mati.

3. Istilah tak punya waktu membaca itu tak ada. Bagimu yang terpenting hanya mau atau tidak saja

Sudah disetujui banyak pihak bahwa membaca adalah kunci kesuksesan. Melalui bacaan, kita bisa menambah pengetahuan dan membentuk pola pikir yang bagus. Disibukkan pekerjaan memang membuat waktu tak selonggar saat masih kuliah. Tapi membaca seperti kebutuhan wajib bagimu. Minimal satu minggu satu buku, kamu terapkan dalam rutinitasmu. Wajar bila pengetahuanmu terus melaju.

4. Traveling sendirian bukanlah hal menakutkan bagimu. Justru terkadang kamu menunggu-nunggu momen itu

Traveling memang menyenangkan. Apalagi bila rame-rame dengan teman. Namun bagimu, traveling sendirian pun bukan persoalan. Di momen itu, kamu bisa mendapatkan banyak hal. Berada di lingkungan asing dengan berbagai hal baru yang bisanya membuat orang ragu, justru menjadi sesuatu yang kamu tunggu-tunggu. Bagimu traveling bukan sekadar jalan-jalan, melainkan sebuah perjalanan pembelajaran.

5. Ngobrol dengan orang tua dan keluarga wajib bagimu, sesibuk apapun kamu

Terkadang kesibukan mengejar mimpi membuat kita lupa “ngobrol” dengan orang tua. Namun sesibuk apapun kamu, setidaknya sehari sekali, perbincangan hangat dengan orang tua selalu kamu lakukan. Saling bertukar cerita sehingga kabar terbaru tentangmu selalu sampai ke telinga Ayah dan ibu. Itu juga berarti kamu orang yang bisa membagi waktu untuk dua hal yang sama pentingnya.

6. Daripada berlama-lama galau setelah putus cinta, kamu lebih suka menangis sekali lalu tegar lagi

Putus cinta memang sakit. Apalagi bila hubungan sudah berjalan lama dan terlalu banyak rencana yang disusun bersama. Kamu pun merasakan sakit yang sama. Tapi kamu tak mengizinkan hatimu untuk bersedih terlalu lama. Menangis sekali, lalu sudahi saja. Daripada galau lama-lama, kamu lebih suka mengevaluasi diri, karena pasti ada sebab kenapa hubungan tak bisa dilanjutkan lagi. Karena itulah move on mu selalu cepat dan pasti.

7. Prinsipmu mimpi nggak harus besar, yang penting dikejar

Banyak orang yang memimpikan hal begitu besar. Mulai dari inovasi besar-besaran hingga keinginan mengubah dunia. Bagimu, mimpi tidak perlu muluk-mulu, apalagi yang mengundang decak kekaguman orang. Mimpi boleh kecil saja, yang penting benar-benar dikejar. Tentu percuma bila bermimpi besar, tapi niat mewujudkannya tidak ada. Terkadang yang kita butuhkan untuk kesuksesan adalah satu langkah nyata untuk hal-hal yang mungkin dianggap kecil.

8. Kegagalan tidak membuatmu jadi drama. Kamu paham jatuh bangun adalah hal biasa

Hanya tahu bulat yang bisa digoreng dadakan dan pasti berhasil. Setiap jalan kesuksesan dan pencapaian, pasti ada masa-masa kegagalan. Kamu pun sama. Kegagalan sudah menjadi makanan sehari-harimu. Namun kamu percaya bahwa itu perlu sebagai bagian dari sebuah proses. Tak perlu larut terlalu lama dalam drama, apalagi terlalu takut untuk memulai lagi dari awal. Kamu sudah lebih dari paham bahwa jatuh bangun itu pasti ada, dan kamu yakin bisa melaluinya. Inilah yang membuatmu semakin dekat dengan kesuksesan, sebab kamu sudah melewati semuanya dan tetap tegar.

Yang terpenting dari semuanya adalah bagaimana kita menentukan sukses kita sendiri. Sebab kita hanya perlu menemukan sesuatu yang kita kejar, baru kemudian berlari setengah mati. Mengikuti definisi sukses orang lain hanya akan membuat kita terengah-engah sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

redmi 5

Kemunculan Bocoran Foto yang Diduga Xiaomi Redmi 5, Fiture Apakah yang Jadi Andalannya?

lamar

5 Cara Hadapi si Dia yang Sudah Ingin Segera Dihalalkan